beritasurabayanet - Polrestabes Surabaya : Beberapa hari yang semakin mendekati dengan rencana kenaikan BBM, aksi unjuk rasa mewarnai lagi di Surabaya. Namun selain mengenai BBM, masalah-masalah sosial dan pemerintahan juga menjadi latar belakang pelaksanaan aksi unjuk rasa oleh beberapa elemen masyarakat.
Kompol Suparti Kasubag Humas Bagian Ops Polrestabes Surabaya pada suarasurabaya.net , Senin (26/3/2012) mengatakan, hari ini akan ada tiga aksi unjuk rasa yang akan dilaksanakan di Surabaya, antara lain :
1. Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) DPD Provinsi Jawa Timur akan melakukan aksi unjuk rasa pukul 06.00 – 15.00 WIB. Sasaran aksi mereka ada di tiga titik, diantaranya depan Gerbang Unesa Ketintang, perempatan Wonokromo dan perempatan Wiyung Surabaya. Aksi ini dalam rangka menolak kenaikan harga BBM, menolak liberalisasi migas, dan selamatkan Indonesia dengan syariah dan khilafah. Aksi mereka ini merupakan aksi damai, nantinya pengunjukrasa hanya akan menggelar spanduk dan membagikan brosur pada masyarakat di sekitar lokasi tujuan mereka.
Pengunjuk rasa berjumlah 15 orang dan petugas kepolisian yang akan mengamankan sebanyak 10 – 15 orang dari Polsek masing – masing wilayah.
2. Kelompok GERANTAS (Gerakan Rakyat Anti Tol Tengah Kota Surabaya) akan melakukan aksi unjuk rasa pukul 09.30 WIB di Kantor Gubernur Jawa Timur Jl. Pahlawan dan Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur Jl. Indrapura Surabaya. Aksi ini dalam rangka menolak pembangunan Tol Tengah Kota. Pengunjukrasa berjumlah 500 orang. Pihak kepolisian menurunkan 450 personel untuk pengamanan di Kantor Gubernur dan 380 personel untuk pengamanan di DPRD Provinsi Jatim.
3. Gerbong Anak Negeri Untuk Keadilan dan Anti Korupsi (BONGKAR) akan melaksanakan aksi unjuk rasa pukul 10.00 WIB di DPRD Kota Surabaya dan Pemkot Surabaya. Tuntutan yang mereka suarakan berkaitan dengan proses perizinan IMB dan SKRK yang dianggap berbelit-belit. Pengunjukrasa berjumlah 50 orang dan petugas kepolisian yang mengamankan sebanyak 80 personel. (Red./suarasurabaya)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar