STOP PRESS !! Diberi tahukan kepada semua narasumber bahwa semua wartawan/wartawati beritasurabayanet.blogspot.com dilengkapi dengan Kartu Press dan namanya tercantum pada halaman Redaksi, bila ada keraguan silahkan menghubungi Redaksi pada nomor telephone 031 714 54954 / 08155084545 atau melalui emai redaksi_berita_sby@yahoo.co.id, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Jumat, 25 Maret 2011

Guru Madrasyah Diciduk Densus 88


Dian, kakak kandung David/Dela Daffa

Tetangga Tak Percaya David Terlibat Dalam Jaringan Teroris


beritasurabayanet - Jember - Warga di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Jenggawah, Jember tidak percaya jika David Miftahul Ulum (21), guru Madrasyah Tsanawiyah terlibat jaringan teroris. Pasalnya, David selama ini dikenal tetangga sebagai pria ramah dan pendiam.

"Saya tidak percaya dia itu teroris, dia pendiam kok disini dan ngak banyak bicara," ungkap Sunarto, tetangga David Jumat (25/3/2011).

Di lingkungannya Dusun Krajan, David dikenal ramah bahkan suka menyapa tatangganya. Bahkan seminggu sekali David juga rajin ikut pengajian yang diadakan oleh warga dusun."Dia ikut pengajian dengan warga sini dan tidak pernah ada orang luar bersama dia," tambah Sunarto.

Pendapat serupa dilontarkan Dian, kakak kandung David. Setiap hari khususnya setiap pagi David pergi ke sekolah dan ketika jam istirahat biasanya dia keluar sekolah hanya untuk menengok warung kopi miliknya.

Bahkan, tambah Dian, sebelum ditangkap Densus 88, tidak terlihat kegelisahan di wajah David. Hingga tahu-tahu, adiknya ditangkap karena dituduh sebagai penyebar teror.

Dari informasi yang dihimpun, David disergap Tim Densus 88 Anti Teror berpakaian preman saat hendak menuju warung kopi miliknya, Jumat (25/3/2011) pukul 09.00 WIB. Setelah itu David langsung dibawa ke Polsek Jenggawah. (Red./detiksurabaya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar